Showing posts with label motivasi pemimpin. Show all posts
Showing posts with label motivasi pemimpin. Show all posts

Saturday, August 15, 2015

AYO KERJA

Tak terasa 2 hari kedepan kita akan memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke 70. Hari yang begitu bersejarah bagi seluruh rakyat Indonesia, berbagai persiapan telah dilakukan untuk memeriahkan peringatan 70 tahun Kemerdekaan tersebut. Tidak ketinggalan juga kota tempat tinggal ku ini, Kota Kabanjahe tercinta.

Banyak pemandangan baru yang nampak di kota tercinta ini, semua gedung perkantoran telah dipasang umbul-umbul dan list merah putih disekeliling gedung kantor. Dan aku sangat yakin pasti pemandangan yang tak berbeda juga ada dikota teman2 semua. 

Namun thema HUT ke 70 Kemerdekaan kali ini menurutku sangatlah singkat dan unik, hanya 2 kata, namun mengandung ajakan yang mungkin sudah lama tidak kita laksanakan dengan baik dan sungguh-sungguh. 

"AYO KERJA" sepertinya suatu ajakan yang menunjukkan selama ini mungkin kita sudah tidak lakukan lagi dengan ikhlas dan sungguh-sungguh. Mungkin selama ini kita sudah merasa bekerja, dan tidak bermalas-malasan, namun mungkin pekerjaan yang kita kerjakan belumlah maksimal dan mungkin kita selalu bekerja dengan penuh keterpaksaan. Tanpa adanya rasa ikhlas dalam melakukan pekerjaan kita. 

Semangat kerja yang diharapkan pemerintah pada era saat ini bukanlah hanya sekedar kerja atau bisa dikatakan kerja asal-asalan. Namun sangat diharapkan kerja yang benar-benar memberikan suatu kontribusi yang terbaik untuk pembangunan Negara Indonesia. Sering kali kita melihat, banyaknya para pekerja kita yang hanya mau bekerja dengan santai tapi sangat mengharapkan hasil yang besar. Inilah suatu moral bangsa ini yang sangat perlu untuk mendapatkan perubahan sikap. Dan hal tersebut hanya didapat bila kita memang benar-benar sadar, bahwa bekerja bukan hanya untuk diri sendiri, namun berguna bagi orang lain dan terlebih-lebih untuk negara ini.

Manusia yang mengatakan dirinya berkeyakinan kepada Tuhan, sangatlah mustahil untuk melakukan suatu pekerjaan dengan asal-asalan, karena bekerja adalah juga suatu amanat yang kita dapatkan dari perintah agama yang kita anut masing-masing. 

Sepertinya aku belum menemukan suatu ajaran agama yang mengajarkan umatnya untuk bermalasan dan tidak melakukan suatu pekerjaan sekecil apapun itu. Jadi menurutku selain kita mematuhi ajakan pemerintah, kita juga sudah menjalankan perintah Yang Maha Kuasa, bila kita melakukan pekerjaan kita dengan sungguh-sungguh.

So pals, let do the best thing for our Country......Merdeka


Wednesday, May 30, 2012

PENGHARGAAN

Memang hanya satu kata, namun mempunyai arti yang sangat berarti buat orang yang menerimanya.
Om wiki bilang Penghargaan ialah sesuatu yang diberikan pada perorangan atau kelompok jika mereka melakukan suatu keulungan di bidang tertentu. Penghargaan biasanya diberikan dalam bentuk medali, piala, gelar, sertifikat, plaket atau pita. Suatu penghargaan kadang-kadang disertai dengan pemberian hadiah berupa uang seperti Hadiah Nobel untuk kontribusi terhadap masyarakat, dan Hadiah Pulitzer untuk penghargaan bidang literatur. Penghargaan bisa juga diberikan oleh masyarakat karena pencapaian seseorang tanpa hadiah apa-apa.

Setiap orang pasti sangat senang bila mendapatkan suatu penghargaan. Penghargaan bukan hanya di berikan dalam bentuk uang tunai, suatu ucapan "terima kasih" saja, sudah merupakan suatu penghargaan yang sangat mulia dan ditunggu-tunggu oleh semua orang. Dengan adanya penghargaan yang diberikan kepada seseorang tentunya akan lebih memberi dorongan untuk kembali berprestasi pada orang tersebut.

Bila kita merasa bahwa suatu hasil kerja kita tidak dihargai oleh orang lain terlebih oleh atasan, tentunya hal ini dapat membuat semangat kita akan semakin kendur didalam bekerja. Terlebih lagi bila kita dianggap tidak ada, ataupun dianggap sampah didalam lingkungan kerja kita, tentunya ini akan membuat kita semakin tidak nyaman berada di lingkungan pekerjaan kita. Demikian pulalah orang lain terhadap kita. Orang lain dilingkungan kerja atau kantor kita sangatlah membutuhkan penghargaan dari kita. Sekecil apapun yang mereka lakukan, tentunya itu sangat berarti dan tidak sepantasnya kita tidak menghargai hasil kerja yang telah mereka kerjakan.

Dampak yang diberikan oleh penghargaan ini sangatlah baik untuk kemajuan seseorang ataupun kemajuan perusahaan. Karyawan yang merasa tidak pernah dihargai oleh atasan ataupun lingkungan kerjanya lebih cendrung melakukan suatu tindakan yang dapat merugikan perusahaan. Dan cendrung akan membunuh kreatifitas dan inisiatif kerja pada pekerja tersebut.

Dengan adanya saling menghargai ini, tentunya akan menambah keharmonisan dalam lingkungan kerja dan menambah keharmonisan hubungan antara pekerja, terlebih hubungan antara atasan dengan bawahan. Jadi pals, marilah kita saling menghargai di dalam lingkungan kerja kita, dengan demikian kita lebih bisa memajukan diri sendiri, teman-teman sekerja kita terlebih akan memajukan perusahaan tempat kita bekerja.
setuju pals....

Thursday, March 15, 2012

Kemampuan dan Keinginan

Sebagai manusia memang sudah layak bila kita mempunyai keinginan. Dan keinginan kita tersebut tentunya banyak ragam dan macamnya. Sepertinya sangat tidak mungkin bila ada orang yang tidak punya keinginan sekecil apapun keinginan tersebut.

Dan keinginan manusia biasanya berubah dan selalu pengen uptodate. Artinya kebanyakan manusia selalu tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah dimilikinya. Padahal apa yang telah ada padanya tersebut adalah pemuasan keinginannya beberapa waktu yang lalu.

Apa sebenarnya keinginan tersebut? Keinginan adalah sesuatu yang sangat kita harapkan dapat terwujud di masa depan. Baik itu berupa bentuk benda, ataupun suatu keinginan tentang kondisi kita di masa depan. Biasanya keinginan ini yang selalu mengganggu kehidupan dan rutinitas kita bila belum terwujud. Keinginan selalu membayang-bayangi kita didalam menjalani kehidupan kita.

Namun harus kita ingat, bahwa keinginan itu harus kita seimbangkan dengan kemampuan yang ada pada diri kita. Bukan setiap keinginan harus kita penuhi dalam waktu sekejab. Semuanya harus mempunyai perencanaan yang terbaik. Diukur dengan kemampuan yang ada pada diri kita. Karena bila kemampuan yang ada pada diri kita belum memenuhi untuk pencapaian keinginan kita tersebut, ada baiknya kita harus bersabar terlebih dahulu.

Kemampuan baik dari segi materil maupun pikiran kita untuk pemenuhan keinginan kita, sangat membantu kita untuk dapat tenang dan hidup dengan nyaman. Karena bila kita memaksakan diri untuk memenuhi keinginan tersebut, tentunya kita akan mencari jalan pintas, yang pada akhirnya akan menyulitkan kita pada masa depan. Contoh kecil, kita berkeinginan untuk menjadi seorang kepala bagian pada perusahaan tempat kita bekerja, sementara kemampuan yang ada pada kita belumlah memenuhi kriteria yang ada, dan kita berupaya dengan menjalankan tindakan-tindakan memaksa, (mungkin dengan melobi dan mengeluarkan dana yang tidak sedikit) memang mungkin saja keinginan kita tersebut tercapai, namun dalam pelaksanaan tugas kita selalu menjadi sorotan karena tugas kita tidak dapat kita selesaikan dengan sebaiknya, tentunya ini akan membawa masalah yang besar bagi kita.

Maka sebaiknyalah kita mengukur, potensi, kemampuan yang ada pada diri kita, sehingga kita dapat memenuhi keinginan kita dengan penuh percaya diri dan kita pasti akan dapat menjadi yang terbaik.

Wednesday, March 14, 2012

Kunci Sukses

Sukses = masalah + Penyelesaian
ini sebenarnya sebuah rumus yang sangat sederhana. Kesuksesan tidak pernah diraih hanya dengan duduk sambil angkat kaki kemeja. Atau sambil tiduran di sofa. Manusia dapat dikatakan sebagai orang sukses jika dia telah melewati ataupun menyelesaikan masalah yang sedang dihadapinya dengan penyelesaian yang sempurna.
Setiap posisi jabatan, setiap kegiatan pasti mempunyai masalah yang unik. Tentunya masalah tersebut berbeda-beda komposisi maupun bobotnya. Dan tentunya mempunyai penanganan yang unik pula antara satu dengan lainnya. Tentunya masing-masing orang punya masalah yang berbeda antara satu dengan yang lainnya.
Jangan pernah anda tidak mempunyai jalan keluar dari masalah yang sedang anda hadapi. Ingatlah, sebesar apapun masalah, bila kita dapat menelaahnya dengan baik, pasti masalah tersebut akan terasa kecil untuk diselesaikan.
 Namun yang harus kita ingat dan tanamkan adalah, bahwa setiap masalah yang kita hadapi, bila kita hadapi sendiri tentu akan terasa berat. Namun apabila kita mampu untuk membagi masalah tersebut kepada rekan ataupun orang yang terdekat dengan kita, tentunya masalah-masalah tersebut akan terasa lebih ringan. 
Tetapi kita tidak boleh hanya menyerahkan begitu saja masalah kita kepada orang lain atau rekan kita. Dan kita hanya bersantai-santai saja, tentunya kita menshare dan ikut terjun didalam penyelesaian masalah kita.

Sukses Adalah Pilihan dan Hak Anda.
Tidak ada manusia di sekitar anda yang dapat menentukan kesuksesan anda. Kesuksesan adalah suatu pilihan bagi anda dan anda berhak untuk mendapatkannya bila memang anda mampu dan layak untuk mendapatkannya. Kesuksesan anda bukan tergantung kepada siapa pimpinan anda, siapa rekan seruangan dengan anda, atau rekan setim anda. Semua tergantung anda.
Bagiamana anda dapat memanage masalah anda, masalah tim anda sehingga masalah tersebut dapat terselesaikan, tentunya anda akan selalu mendapat aplaus dan jabat tangan yang erat dari rekan anda dan mengatakan "selamat" kepada anda.
Tentunya anda membutuhkan banyak pengetahuan ataupun pengalaman dalam penyelesaian masalah. Bila kita hanya berdiam diri, tanpa ada usaha yang mengikutinya, kapan masalah tersebut akan selesai???

Bila anda merasa anda mampu dan anda meyakininya, pasti anda mampu dan anda benar. Namun bila anda merasa tidak mampu sedangkan anda tidak sama sekali mau untuk mengerjakannya, sesungguhnya anda telah menyia-nyiakan kesempatan anda untuk membuktikan bahwa anda mampu.

 


Sunday, October 16, 2011

BUKAN RAYUAN GOMBAL

Untuk orang pacaran, memang dibutuhkan suatu ilmu canggih dalam memberikan rayuan gombal. Bagaimana rayuan tersebut dapat membuat pilihan hati tersebut dapat terpikat kepada kita. Saya ingat bagaimana saya mencoba untuk memikat mantan pacar saya (yang sekarang menjadi istri saya). Segala kata-kata indah dilontarkan dalam berpacaran. Sehingga akhirnya dia pun takluk dan mau menjadi istri saya.
Sewaktu merayu calon istri saya tersebut, saya memang melontarkan dengan perasaan yang dalam dan sungguh-sungguh. (sekarang dia telah merasakan hal tersebut.....cieeeeeeee) Sehingga saya dapat pastikan, bahwa rayuan saya pada saat itu bukanlah rayuan gombal yang penuh dengan kebohongan.

Didalam dunia kerja, terlebih kepada seorang pemimpin, juga sangat diharapkan bahwa pujian-pujian yang kita berikan kepada karyawan atau bawahan kita bukanlah rayuan gombal, yang semata-mata hanya untuk kepentingan kita semata. Namun dorongan dan pujian yang kita berikan tersebut, hendaknya memberi keuntungan bagi semua pihak. Sehingga tidak ada yang merasa di gombali. Yang sudah pasti mengakibatkan timbulnya kekecewaan kepada orang tersebut.

Sayangnya, banyak pemimpin sekarang ini selalu mencoba untuk mencari kesalahan karyawannya dan menegornya dengan sekeras-kerasnya pada saat karyawan melakukan kesalahan. Namun tidak memberikan pujian kepadanya pada saat dia melakukan suatu pekerjaan dengan baik.

Karena pujian yang kita lontarkan dengan setulus hati kita, akan selalu meningkatkan motivasi orang yang kita puji tersebut dengan baik, sehingga produktivitas kerjanya akan juga semakin meningkat. Bila kita melontarkan rayuan gombal yang hanya memuji karyawan bila hasil pekerjaannya akan menguntungkan kita saja, tentunya karyawan kita juga akan memandang remeh kepada kita.

Pujian yang diberikan kepada karyawan tersebut, hendaklah spesifik dan akhirnya adalah pujian yang memberikan dorongan kepadanya untuk lebih meningkatkan hasil kerja terbaiknya. Namun bila kita hanya berkata "bagus" kepada karyawan yang telah mati-matian menyelesaikan pekerjaannya, tentunya hanya akan memberi rasa kecewa kepadanya.

Bagaimana pals, sudah siap memberikan Pujian? atau hanya rayuan gombal?